INPEDIA.ID : KONAWE – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Konawe resmi dilantik pada Jumat (24/4) sebagai upaya memperkuat pengelolaan tambang rakyat yang berkelanjutan di daerah tersebut.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Hotel Al-Ghisan, Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha itu dipimpin Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) APRI Sulawesi Tenggara H. Tasman dan disaksikan Ketua Umum DPP APRI Ir. Gatot Sugiharto.
Sejumlah unsur turut hadir, antara lain Wakapolres Konawe Kompol Hasruddin, Perwira Penghubung Azwar Dinata, perwakilan Kejaksaan Negeri Konawe, pemerintah daerah, anggota DPRD Konawe, tokoh masyarakat, serta penambang setempat.
Dalam pelantikan tersebut, Verna Andrew Keynes Rambe dikukuhkan sebagai Ketua DPC APRI Konawe, didampingi Sarman sebagai Sekretaris dan Ilham Saputra Jaya sebagai Bendahara.
Ketua DPW APRI Sultra H. Tasman mengatakan kehadiran organisasi tersebut di Konawe diharapkan mampu menjadi wadah solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi penambang rakyat.
“APRI hadir untuk membantu para pelaku usaha agar persoalan yang dihadapi bisa mendapatkan solusi terbaik serta meningkatkan kesejahteraan penambang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP APRI Ir. Gatot Sugiharto menegaskan bahwa sektor pertambangan rakyat memiliki peran strategis dalam perjalanan pembangunan nasional.
Menurut dia, aktivitas tambang rakyat telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari perkembangan peradaban, termasuk dalam pengolahan logam secara tradisional yang kemudian berkembang menjadi industri modern.
Ia menambahkan, pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan dapat menjadi kekuatan ekonomi sekaligus mendukung kemajuan teknologi nasional.
Gatot juga mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertambangan rakyat melalui regulasi, pembinaan, dan perlindungan hukum.
“Jika dikelola dengan baik dan berorientasi keberlanjutan, tambang rakyat akan terus menjadi motor penggerak ekonomi,” katanya.













