INPEDIA.ID : KONAWE — Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Ferdinand, membuka pelatihan lapangan Ground Check Penerima Bantuan Iuran (PBI) Tahap II di Aula Inowa, Selasa (31/3), sebagai langkah memperkuat validasi data sosial ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Sosial Kabupaten Konawe, Badan Pusat Statistik Kabupaten Konawe, sejumlah perangkat daerah, serta petugas lapangan yang akan melakukan pengecekan langsung terhadap data penerima bantuan.
Dalam arahannya, Sekda menekankan bahwa keakuratan data menjadi kunci utama dalam penyusunan kebijakan, khususnya pada sektor perlindungan sosial dan layanan kesehatan. Ia menyebut, tanpa data yang valid, program pemerintah berisiko tidak tepat sasaran.
Sekda juga mengapresiasi keterlibatan Badan Pusat Statistik bersama dinas terkait dalam upaya peningkatan kualitas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terutama untuk memastikan validitas data PBI nonaktif.
“Data yang akurat akan mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik perlu terus diperkuat agar pembaruan data sosial ekonomi dapat berjalan berkelanjutan. Dengan demikian, program jaminan sosial, termasuk layanan melalui BPJS Kesehatan, dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah bersama DPR dalam menjaga kesinambungan layanan kesehatan, termasuk melalui pembaruan data desil dan penguatan sistem satu data nasional.
Di akhir kegiatan, Sekda mengingatkan bahwa kepesertaan dan iuran BPJS mencerminkan semangat gotong royong dalam sistem jaminan kesehatan, di mana masyarakat saling mendukung dalam pembiayaan layanan kesehatan.
Melalui pelatihan ini, petugas lapangan diharapkan mampu melakukan verifikasi data secara cermat dan objektif sesuai kondisi riil di lapangan, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar kebijakan yang tepat dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Konawe.













