INPEDIA.ID : KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe tengah mempersiapkan pembangunan Pasar Induk Pangan sebagai terobosan strategis dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Proyek ini ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026 dan akan menjangkau distribusi pangan hingga Kota Kendari, Kawasan Industri Morosi, dan Morowali, Sulawesi Tengah.
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, menjelaskan bahwa pasar ini akan menjadi pusat distribusi utama, tidak hanya untuk komoditas lokal tapi juga untuk menopang kebutuhan kawasan industri yang terus berkembang.
“Pasar ini bukan cuma tempat jual beli, tapi instrumen penting untuk menstabilkan harga, memperkuat daya beli petani, dan menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat,” katanya.
Pasar Induk Pangan juga akan mengintegrasikan sistem logistik, pengawasan mutu, serta pengolahan pasca panen. Pemerintah daerah menyiapkan skema pendanaan berbasis APBD dan kerja sama investasi untuk mempercepat realisasinya.
” Tujuan Pembangunan pasar ini untuk mengantisipasi potensi inflasi, memperkuat ekonomi kerakyatan, dan mengurangi ketergantungan terhadap distribusi pangan dari luar daerah,” jelas Yusran Akbar.













