INPEDIA.ID : KONAWE — PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) menyalurkan bantuan pendidikan senilai miliaran rupiah bagi masyarakat di wilayah lingkar tambang Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, melalui program renovasi sekolah, insentif guru honorer, hingga beasiswa mahasiswa.
Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Kantor Bupati Konawe, Sabtu (2/5/2026), oleh Kepala Teknik Tambang PT SCM Didik Fotunadi kepada perwakilan SDN Wiwirano Atas dan SDN Lalomerui, disaksikan Bupati Konawe bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Ini adalah bentuk komitmen perusahaan kami terhadap masyarakat setempat,” kata Didik Fotunadi kepada awak media.
Program bantuan pendidikan itu mencakup renovasi fasilitas sekolah dasar berupa pembangunan rumah dinas guru, ruang komputer, dan kantin sehat di SDN Lalomerui, Desa Lalomerui, serta SDN Wiwirano Atas, Desa Walandawe.
Menurut perusahaan, program tersebut merupakan bagian dari Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sektor pendidikan yang dijalankan berdasarkan hasil asesmen kebutuhan dan skala prioritas wilayah penerima manfaat periode 2025–2026.
PT SCM mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,1 miliar untuk program renovasi sekolah dasar tersebut.
Selain pembangunan sarana pendidikan, perusahaan juga melanjutkan program insentif bagi guru honorer di Kecamatan Routa. Program yang dimulai sejak 2024 itu awalnya menjangkau empat guru dan kini meningkat menjadi 45 penerima dari berbagai jenjang pendidikan.
Pada 2026, total anggaran program insentif guru honorer mencapai Rp737 juta.
Di sektor pendidikan tinggi, PT SCM turut menjalankan program beasiswa bagi mahasiswa asal Kecamatan Routa melalui Program Beasiswa Prestasi SCM, Bantuan Dana Pendidikan SCM, dan kerja sama beasiswa dengan Universitas Lakidende (Unilaki).
Program beasiswa yang mulai berjalan sejak 2024 itu awalnya menjangkau 53 mahasiswa penerima manfaat. Hingga 2026, jumlah penerima meningkat menjadi 136 mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, Makassar, dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
Secara keseluruhan, anggaran program beasiswa PT SCM selama periode 2024–2026 tercatat lebih dari Rp1,5 miliar.
Kepala Desa Lalomerui, Taksir Unggahi, mengatakan masyarakat telah merasakan langsung manfaat program pendidikan yang dijalankan perusahaan.
“Di sektor pendidikan telah dibangun fasilitas sekolah dasar lengkap dengan perumahan guru, laboratorium, dan kantin. Selain itu, terdapat program beasiswa bagi warga yang sudah berjalan beberapa tahun,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Routa, Darmon, menilai kehadiran investasi di wilayah tersebut memberi dampak positif terhadap akses pendidikan masyarakat.
Saat menyampaikan aspirasi di Gedung DPRD Konawe, Selasa (7/4/2026), Darmon mengaku pada masa lalu dirinya tidak dapat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan akses.
“Sekarang anak-anak di wilayah ini sudah bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Kami mendukung investasi karena telah merasakan manfaatnya secara langsung,” katanya.













