Bantuan Uang Duka Konawe Berjalan Maksimal

Syamsul, kepala bagian kesra Konawe

INPEDIA.ID : KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe, terus memaksimalkan pelaksanaan program bantuan uang duka bagi masyarakat menengah ke bawah sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami musibah kematian anggota keluarga.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kabupaten Konawe, Samsul, mengatakan program tersebut telah berjalan dan telah merealisasikan penyaluran dari program tersebut.

“Untuk tahun 2025, total anggaran yang telah tersalurkan mencapai Rp800 juta, sementara pada tahun anggaran 2026 telah disiapkan sebesar Rp500 juta,” ujar Samsul, Selasa 28/04/2026.

Ia menjelaskan, bantuan uang duka diberikan sebesar Rp2 juta kepada ahli waris yang memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditentukan pemerintah daerah.

Menurut Samsul, hingga triwulan tahun ini, pihaknya telah menyalurkan bantuan sekitar 50 penerima manfaat dari program ini.

“Permintaan untuk Januari hingga Februari sudah kami selesaikan, sedangkan untuk Maret hingga April saat ini masih dalam proses,” terangnya.

Ia menambahkan, setiap bulan pihak Kesra mengalokasikan anggaran sekitar Rp50 juta untuk penyaluran bantuan tersebut. Jika jumlah permohonan melebihi alokasi bulanan, maka akan dimasukkan dalam daftar tunggu untuk dibayarkan pada bulan berikutnya.

“Kesra hanya mengusulkan permintaan, sementara mekanisme pembayaran dilakukan oleh BPKAD Konawe melalui sistem transfer langsung ke rekening ahli waris,” ujarnya.

Samsul juga mengimbau masyarakat yang mengajukan bantuan agar melengkapi seluruh persyaratan administrasi, termasuk mencantumkan nomor telepon yang dapat dihubungi.

“Jika ada kendala atau berkas yang belum lengkap, kami bisa segera menghubungi ahli waris untuk melengkapinya. Biasanya yang belum menerima bantuan disebabkan karena administrasinya belum lengkap,” kata Samsul.

Ia menambahkan, pihaknya akan menambah anggaran program ini dalam perubahan anggaran tahun ini, mengingat jumlah anggaran yang di usulkan tahun ini masih terbilang kecil dari tahun sebelumnya yang berjumlah 800 juta.

” Karena ada efisiensi anggaran tahun ini, jadi hanya 500 juta yangbdi setujui, tapi akan di usulkan dalam perubahan,” jelas Samsul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *