INPEDIA.ID : KONAWE – Kabupaten Konawe meraih predikat Terbaik II dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kabupaten/Kota Tahap I Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2026 dengan nilai 7,56.
Berdasarkan hasil penilaian Tim Penilai Provinsi Sulawesi Tenggara, Konawe menempati peringkat kedua setelah Kabupaten Muna Barat yang memperoleh nilai 7,61. Capaian tersebut menempatkan Konawe di atas sejumlah kabupaten lainnya dalam penilaian kinerja pembangunan daerah tahun ini.
Piagam penghargaan predikat Terbaik II ditandatangani langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pembangunan yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Konawe.
Penghargaan PPD merupakan agenda tahunan yang bertujuan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam perencanaan, pelaksanaan, serta inovasi pembangunan daerah.
Bupati Konawe Yusran Akbar di Konawe, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima daerah yang dipimpinnya tersebut.
“Predikat Terbaik II dengan nilai 7,56 ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya perbaikan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah yang kami lakukan berada pada jalur yang tepat,” kata Yusran, Kamis (11/6/2026).
Menurut Yusran, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Konawe untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang telah memberikan penilaian dan penghargaan terhadap kinerja pembangunan daerah.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara atas penghargaan ini. Kami akan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan capaian pembangunan di berbagai sektor,” ujarnya.
Yusran menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe diminta tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut.
Menurut dia, penghargaan yang diraih harus menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah pada tahun-tahun mendatang.
“Kita jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Target ke depan adalah meningkatkan nilai penilaian dan meraih peringkat terbaik pada ajang PPD berikutnya,” kata Yusran.











