Berita  

Pemkab Konawe Paparkan Pendapatan Pajak Daerah ke DPRD

Sekda Konawe Ferdinand Sapan (tengah)

INPEDIA.ID : KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe menggelar pertemuan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), pada Kamis (23/7/2026).

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan, menjelaskan capaian penerimaan pajak daerah sekaligus strategi pemerintah dalam mengoptimalkan pendapatan hingga akhir tahun anggaran.

Ferdinand Sapan memaparkan, hingga data 21 Juli 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus menunjukkan perkembangan meski masih diperlukan upaya maksimal untuk mencapai target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Konawe, realisasi penerimaan dari sektor pajak daerah mencapai Rp124,45 miliar atau 56,07 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp221,94 miliar. Sementara pada tahun sebelumnya, realisasi pajak daerah tercatat mencapai Rp223,49 miliar atau 97,88 persen dari target.

“Beberapa jenis pajak telah menunjukkan capaian yang cukup baik, seperti Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Kendaraan Bermotor, serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Namun, masih ada sejumlah sektor yang perlu terus didorong agar target pendapatan dapat tercapai hingga akhir tahun,” kata Ferdinand.

Data Penerimaan Pajak Daerah tahun 2026

Ia juga memaparkan pemasukan daerah dari sektor retribusi dan lain PAD yang sah. Namun sektor ini menjadi perhatian pemerintah. Kata Ferdinan, dari target sebesar Rp112,68 miliar, hingga juli 2026 capaian pemasukan pajak baru mencapai Rp42,67 miliar atau 37,86 persen.

Menurut Ferdinand, pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pengelola pendapatan guna meningkatkan efektivitas pemungutan pajak dan retribusi.

Hingga berita ini diterbitkan, pertemuan antara Pemerintah Daerah Konawe bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Konawe masih berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *