Wabup Konawe letakkan batu pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Muara Sampara

KONAWE : INPEDIA.ID – Wakil Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara, Syamsul Ibrahim meletakkan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Muara Sampara, Kecamatan Kapoiala, sebagai bagian dari program prioritas nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membangun kawasan perikanan modern dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Peletakan batu pertama itu menandai dimulainya pembangunan kawasan perikanan terpadu yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Konawe.

“Program ini merupakan berkah bagi masyarakat pesisir Konawe. Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perikanan, memperkuat ekonomi masyarakat nelayan, serta menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pesisir,” kata Syamsul Ibrahim dalam sambutannya.

Ia mengatakan pembangunan KNMP merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam memperjuangkan pembangunan kawasan pesisir.

Menurut dia, Kabupaten Konawe menjadi salah satu daerah di Sulawesi Tenggara yang memperoleh tiga lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, sehingga peluang tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penyediaan infrastruktur perikanan yang memadai.

Syamsul berharap pembangunan fisik dapat diselesaikan sesuai target agar fasilitas yang dibangun segera dimanfaatkan masyarakat. Ia juga meminta pemerintah desa bersama Dinas Perikanan terus mengidentifikasi lokasi yang berpotensi dikembangkan sebagai kawasan nelayan terpadu.

Selain pembangunan infrastruktur dasar, pemerintah daerah juga akan mendorong program lanjutan berupa pembangunan fasilitas penyimpanan dingin (cold storage), bantuan kapal nelayan, alat tangkap, serta sarana pendukung lainnya guna memperkuat kawasan ekonomi pesisir.

Sementara itu, Kepala Labuhan Perikanan Samudera Kendari, Andi Manojemi, mengatakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas nasional sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025.

Menurut dia, program tersebut bertujuan membangun kawasan perikanan modern, meningkatkan kesejahteraan nelayan, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Ia menjelaskan bahwa pada 2026 Provinsi Sulawesi Tenggara memperoleh tiga lokasi pembangunan KNMP, yakni di Desa Muara Sampara, Desa Sawapudo, dan Desa Sawah Apung.

“Persyaratan penetapan lokasi relatif sederhana, yaitu tersedia lahan yang bersih dan bebas sengketa serta terdapat komunitas nelayan yang aktif,” ujarnya.

Andi menambahkan pembangunan KNMP tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga akan diikuti berbagai program pemberdayaan seperti bantuan kapal nelayan, alat tangkap, pelatihan bagi nelayan dan kelompok perempuan, serta penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Ia menilai Desa Muara Sampara memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra penghasil ikan layur di Sulawesi Tenggara yang bernilai ekonomi tinggi, sehingga layak dikembangkan menjadi pusat kegiatan perikanan di Kabupaten Konawe.

Kegiatan peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Kepala Labuhan Perikanan Samudera Kendari, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Konawe, kepala organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, kelompok nelayan, serta sejumlah undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *