KONAWE : INPEDIA.ID – Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim melepas 66 peserta kontingen Kabupaten Konawe yang akan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Pelepasan kontingen berlangsung di Aula Pendopo Kantor Bupati Konawe, Rabu 5/8/2026.
Sebanyak 66 orang yang diberangkatkan terdiri atas 57 anggota Pramuka Penggalang, enam pembina pendamping, dua pimpinan kontingen, dan satu person in charge (PIC).
Dalam sambutannya, Syamsul Ibrahim mengatakan keikutsertaan pada Jambore Nasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah terpilih mewakili Kabupaten Konawe,” kata Syamsul.
Ia menjelaskan Gerakan Pramuka memiliki peran strategis sebagai wadah pendidikan nonformal dalam membentuk generasi muda yang disiplin, jujur, mandiri, peduli, memiliki jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, serta cinta tanah air.
Menurut dia, nilai-nilai kepramukaan semakin relevan di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi untuk memperkuat karakter generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Konawe, lanjut dia, akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas dan berdaya saing.
“Pemerintah Kabupaten Konawe akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan kepramukaan sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Syamsul mengatakan Jambore Nasional XII bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan menjadi ruang pembelajaran bagi ribuan Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, membangun persahabatan, serta memperkuat persatuan dalam keberagaman.
Ia juga meminta seluruh peserta memanfaatkan momentum tersebut untuk menambah wawasan, memperluas jaringan persahabatan, serta membawa pulang pengalaman yang dapat diterapkan dalam pengembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Konawe.
Selain itu, ia mengingatkan pimpinan kontingen dan pembina pendamping agar memastikan kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Nasional.
“Manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar, mengembangkan diri, dan menjadi inspirasi bagi teman-teman di sekolah maupun di gugus depan setelah kembali ke daerah,” terang Syamsul.













