InPedia.id : KONAWE – Penjabat (Pj) Bupati Konawe, Harmin Ramba lakukan rotasi penjabat Administrator, Pengawas dan Fungsional. Ini merupakan rotasi perdana Harmin Ramba sejak menjabat sebagai Pj bupati.
Sekitar 40an pejabat eselon III dan IV di rotasi, namun dari jumlah yang rotasi dan di lantik hanya sembilan orang saja yang hadir mengambil sumpah jabatan di pendopo kantor bupati, pada senin 12/02/2024.
Kejadian ini membuat Bupati geleng kepala atas perilaku aparaturnya. Ia pun meminta untuk dilakukan pelantikan ulang dengan mendelegasikan pengambilan sumpah jabatan ke Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan, Selasa 13/02/2024.
Harmin juga mengultimatum bagi mereka untuk segera diambil sumpahnya, dengan ancaman pembatalan SK pelantikan jika tidak mematuhi.
“Sesuai aturan, pejabat yang dilantik wajib hadir untuk diambil sumpahnya. Tidak sah menduduki jabatan, kalau tidak menghadiri pengambilan sumpah. Kalau tidak mau kita cari pemain baru, ” tegas Harmin.
Menyinggung alasan di balik rotasi, Harmin menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk penyegaran birokrasi dan memberikan motivasi baru bagi ASN dalam bekerja.
“Saya menilai ASN berdasarkan pendekatan kinerja, bukan pendekatan politis,” tegasnya.
“ASN bekerja dengan ikhlas dan tuntas, tanpa terpengaruh oleh kehadiran pejabat tertentu, ” Sambung Harmin.
Dalam penekanannya, Harmin menyatakan bahwa rotasi bukanlah pergantian, melainkan bagian dari proses penyegaran birokrasi yang sudah menjadi konsekuensi dalam dunia ASN.
“Sebagai ASN, kita bisa dipindahkan kapanpun juga,” terang Harmin Ramba.














Respon (1)