Berita  

Bupati Konawe Dorong Optimalisasi PAD untuk Perkuat Fiskal Daerah

Bupati Konawe Yusran Akbar

INPEDIA.ID : KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terus mengoptimalkan upaya penggalian potensi pendapatan asli daerah (PAD) sebagai langkah memperkuat kapasitas fiskal daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Bupati Konawe Yusran Akbar mengatakan pemerintah daerah saat ini tengah memetakan berbagai potensi pendapatan yang dapat dioptimalkan guna menopang pembiayaan pembangunan di berbagai sektor.

” Organisasi perangkat daerah (OPD) silahkan merumuskan potensi-potensi PAD yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan anggaran daerah dalam mendukung pembangunan di segala sektor,” kata Yusaran saat membuka rapat evaluasi PAD di Aula BKPSDM Konawe, 3/8/2026.

Ia menjelaskan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap berkurangnya ruang fiskal daerah, menyusul kebijakan efisiensi anggaran, termasuk pada alokasi dana transfer dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

Menurut dia, optimalisasi pemungutan pajak, retribusi daerah dan sumber pendapatan lain yang sah diharapkan dapat meningkatkan penerimaan PAD sehingga mampu menutupi sebagian kebutuhan anggaran pembangunan.

Namun Ia menjelaskan, potensi-potensi PAD baru harus sesuai regulasi, agar tidak memicu perdebatan publik atau membebani masyarakat terutama pelaku UMKM.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan terus memperkuat pendataan dan pengawasan terhadap objek-objek pajak yang memiliki potensi dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Sementara objek pajak yang telah berjalan lanjut Yusran agar terus di optimalkan seperti pajak retribusi pasar, wisata, PBBP2, Pajak Penerangan Non PLN dan Opsen Pajak.

” Strategi daerah hanya satu, yakni dengan mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi agar pelaksanaan program pembangunan tetap berjalan secara optimal,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *