INPEDIA.ID : KONAWE – Badan Gizi Nasional mendorong Pemerintah Kabupaten Konawe mengambil langkah strategis dengan membangun sentra industri ayam potong dan ayam petelur untuk menjamin keberlanjutan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Pasokan bahan baku terutama daging ayam dan telur diprediksi semakin terbatas akibat pembatasan suplai dari Sulawesi Selatan.
Korwil Badan Gizi Nasional Sulawesi Tenggara untuk Kabupaten Konawe, Nopri Al Ikmansyah, mengatakan pembangunan sentra produksi lokal menjadi penting untuk memastikan pasokan bahan protein hewani tetap stabil.
“Ke depan dua komoditas ini akan semakin langka karena pembatasan suplai antar daerah, untuk itu kami meminta pemerintah daerah Konawe terutama pelaku industri ayam potong dan petelur lebih diberdayakan untuk memenuhi pasokan bahan baku MBG,” ujarnya.
Ia menyebut penguatan produksi lokal menjadi salah satu langkah kunci agar seluruh SPPG dapat beroperasi optimal dan memenuhi kebutuhan 36.890 penerima manfaat MBG di Konawe.













