KONAWE (INPEDIA.ID) – Bupati Konawe Yusran Akbar menyalurkan bantuan logistik sekaligus meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (13/05/2026)
Kunjungan tersebut difokuskan di dua desa yang hingga kini masih terendam cukup parah, yakni Desa Dawi-Dawi dan Desa Langgonawe, akibat meluapnya Sungai Konaweha setelah curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Kita hadir langsung untuk memastikan masyarakat mendapat bantuan dan pelayanan yang maksimal. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan banjir di Wonggeduku,” kata Yusran Akbar di sela peninjauan.
Dalam kunjungan itu, pemerintah daerah menyerahkan bantuan berupa sembako, makanan tambahan bagi balita, bantuan untuk ibu hamil, serta kebutuhan dasar lainnya kepada masyarakat terdampak.
Data Pemerintah Kecamatan Wonggeduku mencatat banjir melanda tujuh desa di wilayah tersebut. Lima desa di antaranya mulai berangsur surut, yakni Desa Puuduria, Polandanggi, Wukusao, Laloulu, dan Duriasi.
Sementara itu, Desa Dawi-Dawi dan Desa Langgonawe masih tergenang dengan debit air cukup tinggi akibat kiriman air dari Kali Konaweha yang terus meningkat.
Camat Wonggeduku Edy Kurniawan mengatakan pemerintah kecamatan bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan guna memastikan keselamatan warga terdampak.
“Di Desa Dawi-Dawi terdapat 29 kepala keluarga yang mengungsi dengan total 102 jiwa. Dari jumlah tersebut terdapat 17 balita dan tujuh lansia yang membutuhkan perhatian khusus,” ujarnya.
Ia menjelaskan sebagian warga terpaksa meninggalkan rumah karena ketinggian air terus meningkat. Pemerintah bersama tim gabungan terus memastikan kebutuhan logistik masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Untuk Desa Langgonawe, lanjut dia, tidak terdapat pengungsian terpusat karena sebagian besar warga masih bertahan di rumah panggung. Namun, beberapa warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat demi alasan keamanan.
Sejak hari pertama banjir terjadi, Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Sosial telah mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak. Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah titik terdampak banjir.
Pemerintah daerah turut menerjunkan tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan obat-obatan, khususnya kepada balita, ibu hamil, dan lansia yang rentan terserang penyakit di tengah kondisi banjir.
Pengamanan dan pendampingan di lapangan juga dilakukan aparat TNI-Polri. Babinsa setempat Omir Yatim bersama Kapolsek Wonggeduku Harisman membantu pemantauan wilayah terdampak, distribusi bantuan, hingga proses evakuasi warga.
Hingga kini pemerintah daerah masih memantau perkembangan debit air dan mengimbau masyarakat tetap waspada karena curah hujan di Kabupaten Konawe masih berpotensi menyebabkan banjir susulan.













