INPEDIA.ID : KONAWE – Seorang petani di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tersambar petir saat berada di area persawahan di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Tongauna, Jumat (10/03/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.
Korban diketahui bernama Wayan Sunardo (57), warga Kelurahan Sendang Mulyasari, Kecamatan Tongauna. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban berada di sawah miliknya untuk memeriksa kondisi tanaman padi.
Kasi Humas Polres Konawe IPTU Andi Abd. Gafur mengatakan, saat korban berada di lokasi, hujan deras turun disertai petir. Korban kemudian berusaha kembali ke rumah dengan menggunakan sepeda motor.
“Diduga saat perjalanan pulang korban tersambar petir dan terjatuh di area persawahan,” kata Andi Abd. Gafur saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala dengan kondisi rambut terbakar.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani bernama Wayan Sara (55), warga Kelurahan Mekarsari. Saksi yang menemukan korban kemudian segera menghubungi pihak keluarga.
Setelah itu, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Kelurahan Sendang Mulyasari. Saat ini pihak keluarga tengah mempersiapkan proses pemakaman sesuai dengan tata cara agama Katolik.
Pihak kepolisian dari Polsek Tongauna telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan serta pemantauan situasi di sekitar tempat kejadian.
Andi Abd. Gafur mengimbau masyarakat untuk waspada saat beraktivitas khususnya ketika terjadi hujan yang disertai petir.
“Masyarakat sebaiknya segera mencari tempat yang aman dan menghindari berada di area terbuka seperti persawahan, lapangan, maupun di bawah pohon besar ketika terjadi petir,” ujarnya.













