Berita  

Cetakan Sawah di Kumapo Berubah jadi Cetak Rawa, Lahan Tidak Dapat di Fungsikan

Lahan sawah yang di cetak dengan ketinggian air 50-70 centimeter

INPEDIA.ID : KONAWE – Program percetakan sawah seluas 90,74 hektare di Desa Kumapo, Kecamatan Onembute, Kabupaten Konawe, yang merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional, hingga proyek selesai di kerja tidak dapat di fungsikan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, area percetakan sawah telah dibentuk lengkap dengan pematang. Namun, lahan yang direncanakan menjadi areal tanam padi tersebut dipenuhi air dan lumpur sehingga tidak dapat di jadikan lahan bercocok tanam alhasil terlihat seperti cetak rawa baru

Warga setempat menyebut lokasi percetakan sawah berada di kawasan rawa. Pada sejumlah titik, air mencapai sekitar 50 hingga 70 sentimeter sehingga dipastikan aktivitas pertanian di dalamnya tidak dapat dilakukan.

Kondisi tersebut menyebabkan areal yang semula diproyeksikan menjadi sawah baru justru dimanfaatkan sebagian warga sebagai lokasi memancing.

Program percetakan sawah ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai  Rp2,6 miliar. Pekerjaan dimulai pada 13 Desember 2025 dan dilaporkan selesai pada 31 Maret 2026 sesuai papan informasi proyek.

Informasi Proyek Cetak Sawah Baru di Desa Kumapo, Onembute

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Konawe, Dahlan, saat dikonfirmasi terkait kondisi percetakan sawah di Desa Kumapo, Kecamatan Onembute, Ia hanya menyampaikan jika program cetak sawah tersebut tidak melibatkan instansinya.

” Terkait proyek percetakan sawah yang ada saat ini, kami di dinas pertanian tidak di libatkan di dalamnya, kami hanya menerima jika proyek telah selesai di kerja,” terangnya singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *