KONAWE : INPEDIA.ID – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Yones, menyebut kelalaian pihak Puskesmas Tongauna menjadi penyebab seorang pasien rujukan terpaksa diangkut menggunakan mobil bak terbuka atau pickap menuju Rumah Sakit Setia Bunda di Unaaha.
Yones menyampaikan hal tersebut setelah melakukan inspeksi mendadak di Puskesmas Tongauna pada Selasa (20/10), guna menelusuri penyebab ambulans tidak di manfaatkan pasien.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kunci ambulans tercecer usai dicuci oleh petugas Puskesmas Tongauna.
“Penyebabnya hanya persoalan kunci mobil ambulans yang tercecer, dan nanti siang ini baru ditemukan,” kata Yones usai Sidak.
Berdasarkan hasil laopran yang di terima Yones, dari Kepala Puskesmas Tongauna, Santi, penggunaan mobil pikap dilakukan agar pasien dapat segera dibawa ke rumah sakit tanpa menunggu kunci ambulans ditemukan.
Selain itu, kendaraan minibus jenis Avanza yang menjadi alternatif dinilai tidak memadai untuk membawa tabung oksigen yang dibutuhkan dalam proses rujukan pasien hingga di pilih mobil bak terbuka.
Meski demikian, Yones menegaskan bahwa kondisi tersebut tetap menunjukkan adanya kelalaian dalam pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan, terutama terkait kesiapan kendaraan operasional untuk menangani keadaan darurat.
“Ini adalah kelalaian puskesmas, tidak peka dan sigap hanya karena salah satunya kunci mobil ambulans,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan dalam situasi darurat harus didukung kesiapan sarana dan prasarana, sehingga persoalan administratif maupun kelalaian dalam pengelolaan kendaraan tidak menghambat proses rujukan pasien.
Sebagai tindak lanjut, Yones menginstruksikan seluruh kepala puskesmas di Kabupaten Konawe untuk meningkatkan kesiapsiagaan armada serta memastikan pelayanan rujukan berjalan cepat dan sesuai kebutuhan pasien.
“Sudah saya sampaikan ke semua kepala puskesmas se-Kabupaten Konawe untuk menjadi perhatian agar sigap dengan pelayanan cepat,” tegasnya.













