Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Warga Hilang di Konawe

Tim SAR gabungan menyusuri sungai cari korban N

KONAWE : INPEDIA.ID – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap NS (52), warga Desa Sambaeni, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, yang dilaporkan hilang saat mencari ikan sejak Senin (14/9/2026).

Pada hari kedua pencarian, Rabu 16/9/2026 tim menyisir sejumlah area hutan dan rawa di sekitar Desa Anggoro, Kecamatan Abuki, yang diduga menjadi lokasi terakhir korban berada.

Humas Basarnas Kendari Aris mengatakan pencarian dilakukan dengan metode ESAR (Explore Search and Rescue), yakni menyusuri jalan setapak dan sejumlah area yang diduga dilalui korban, dengan pemantauan dari udara menggunakan drone.

“Pada pencarian hari kedua, tim masih terus melakukan pencarian menggunakan metode ESAR atau mengikuti jalan setapak dan dipantau dari atas menggunakan drone,” kata Aris, Rabu (16/9).

Selain menyisir kawasan hutan dan rawa, dua ekor anjing pelacak (K9) dari Polda Sulawesi Tenggara turut dikerahkan untuk membantu pencarian pada Rabu sore.

Namun, hingga pencarian dihentikan menjelang malam, keberadaan korban belum ditemukan. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Kamis (17/9/2026).

Aris mengatakan salah satu kendala yang dihadapi tim di lokasi adalah kondisi rawa dengan kedalaman lumpur yang dapat mencapai pinggang hingga perut orang dewasa.

Puluhan warga, termasuk keluarga korban, juga turut membantu tim gabungan melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Tim yang terlibat dalam operasi tersebut antara lain Rescue KPP Kendari, BPBD Konawe, TRC Sultra, SMC, Damkar Konawe, Polsek Abuki, Bhabinkamtibmas, aparat desa, serta masyarakat setempat.

Sementara itu, keluarga menemukan sepeda motor milik korban terparkir di dekat pohon sawit di pinggir jalan. Keluarga kemudian menemukan tas korban yang berisi rokok di sebuah pondok di dalam kawasan hutan.

Kerabat korban, Marwan, mengatakan NS diketahui pergi pada Senin sore dengan membawa peralatan untuk mencari ikan.

“Senin sore itu NS sudah tidak ada, tetapi motornya masih terparkir di depan. Saat dicari ke dalam hutan, ditemukan tasnya yang berisi rokok di pondok,” ujar Marwan.

Keluarga sempat menunggu korban kembali hingga malam hari. Namun, karena korban tidak kunjung pulang, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Marwan mengatakan korban terakhir diketahui membawa alat setrum ikan menuju lokasi yang diduga menjadi tempat hilangnya korban. Hingga kini, alat tersebut juga belum ditemukan.

“Setrum ikan yang dibawa NS belum ditemukan, hanya motor dan rokoknya saja,” katanya.

Pencarian terhadap korban akan dilanjutkan oleh Tim SAR gabungan pada Kamis dengan memperluas penyisiran di sejumlah area yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *